Topik/Judul:

Transformasi Digital Agrologistic System – Rantai Pasok Pertanian 4.0 Berbasis Blockchain

Desain/Metode:

Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap yaitu :

Tahap Pertama: Requirement Analysis dan Feasibility study terkait transformasi digital agrologistic system-rantai pasok pertanian 4.0 Berbasis Blockchain. Tahapan ini dilakukan untuk melakukan ekplorasi ketersiapsediaan elemen-elemen dalam transformasi digital agrologistic system rantai pasok pertanian 4.0 berbasis blockchain. Metode yang digunakan analisis SWOT dan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic and Timely).

Tahap Kedua: Pengembangan business model/blueprint komputasi agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0 berbasis blockchain dengan pendekatan Enterprise Architecture (EA). Tahapan ini dilakukan untuk melakukan pemodelan arsitektur elemen-elemen dalam pengembangan model agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0 berbasis blockchain mencakup Business Architecture dengan teknologi informasi dalam perspektif data (Data Architecture), aplikasi (Application Architecture) dan teknologi (Technology Architecture).

Tahap Ketiga: Perancangan dan desain agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0 berbasis blockchain. Tahap ini terdiri dari perancangan dan desain agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0. berbasis blockchain dengan pendekatan UCD (User Centered Design).

Tahap Keempat: Pembuatan Prototipe agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0 berbasis blockchain. Tahap ini membangun prototipe agrologistic system – rantai pasok pertanian 4.0. berbasis blockchain dengan pendekatan UCD (User Centered Design) dan metode pengembangan perangkat lunak fungsional Prototiping.

Signifikansi penelitian terkait Agro-Maritim 4.0:

Blockchain mewujudkan suatu paradigma baru yaitu kepercayaan yang dibangun tanpa melihat asli/tidaknya pengguna pada jaringan terdistribusi yang sangat luas. Dengan demikian blockchain dapat difungsikan sebagai penghubung (connector) perangkat lunak yang berada dalam lingkungan tersebut dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi, lebih efisien dan lebih terpercaya. Lingkungan dengan banyak layanan seperti dalam enterprise system sangat memungkinkan menerapkan teknologi blockchain. Blockchain dapat difungsikan sebagai private atau public blockchain.

Teknologi blockchain juga memiliki kemampuan menerima data, memvalidasi, dan memberikan kepercayaan serta menyediakan data bagi yang membutuhkannya. Kontribusi penelitian adalah Model dan prototipe ekosistem rantai pasok pada pertanian. Peran teknologi blockchain sebagai penunjang dalam pengembangan rantai pasok pertanian ( Blockchain As A Service – BaaS) .Teknologi blockchain akan diposisikan sebagai perpektif teknologi yang bersifat menghubungkan layanan (Services Connector) yang terdapat dalam rantai pasok pertanian yang transparan dan responsif.

Jadwal Pelaksanaan:

Target Capaian:

2 thoughts to “Penelitian Institusi Agromartim 4.0 – PPM IPB

  • bunga

    wao

    Balas
    • admin

      terimakasih telah berkunjung 🙂

      Balas

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *