Buka Cakrawala, Jelajahi Dunia selagi Muda

7:40 AM

Dokumentasi di pasar apung di pulau seribu sungai, Kalimantan Selatan.
Hi Agroindustrialist Muda. Dan hallo semua para pembaca. Akhirnya ketemu lagi dengan tulisan saya di blog ini, mohon maaf memang karena kendala yang lumayan membuat mood saya down beberapa hari belakangan. (NB: hardisk laptop saya rusak, dan semua data hilang, termasuk draft-draft tulisan). Tapi kata seseorang, kita tidak boleh berlarut dalam kesedihan (cielah), karena hidup harus berlanjut.

Oke kali ini saya akan menulis hal yang ringan dulu, tentang pentingnya berkunjung ke suatu tempat yang baru di usia muda. Dulu sempet pas masih kuliah sering kali ditanyain kurang lebih gini, “Ted, kamu kuliah pake beasiswa kan? Kenapa bisa mainan keluar terus ?”. Keluar disini maksudnya keluar pulau Bali ya. Menurut saya kenapa bisa, karena bagi saya berkunjung ke berbagai tempat itu perlu ya, jadi selanjutnya diusahakan dan terjadilah. Perjalanan saya keluar pulau selama kuliah itu 80%nya gratis ya sob, yang termasuk 20%nya itu mungkin seperti study tour kampus yang pasti bayar atau ketika mengikuti acara pelatihan yang saya anggap penting dalam bidang ilmu saya. Nah sebelum bahas gimana caranya, berikut ini saya ngasi pandangan dulu kenapa diusia kita yang masih muda baiknya kita menjelajah dunia. Saya rangkum sebagai berikut.

1. Mengenal Dunia dari Perspektif yang berbeda

Jadi dengan berkunjung ke suatu tempat yang baru kita akan mengetahui tekstur geografis dari tempat tersebut, termasuk cuaca, suhu, hawa, keadaan musimnya dan lain sebagainya. Kalau misal kita tinggal di daerah pegunungan, terus main ke daerah pesisir, pasti kerasa banget kan ya kehangatan suhunya. Nah apalagi kalo berkunjung ke suatu tempat yang jauh. Selain objek tempat yang baru itu, kita juga akan menyaksikan perspektif yang berbeda dalam melihat sesuatu. Misalnya kebiasaan kita melihat pantai hanya sebagai tempat bermain, akan memiliki tambahan perspektif, bahwa ada sistem masyarakat yang menjadikan pantai sebagai pemujaan dan ungkapan syukur kepada sang pencipta yang diwujudkan dengan budaya masyarakatnya.

2. Berpikiran Global

Terkadang cara berpikir satu daerah memiliki bentuk atau frame-nya sendiri untuk menyikapi suatu hal. Dengan berkunjung kesuatu tempat yang baru, kita akan memperoleh banyak cara dan sudut pandang orang dalam menyikapi suatu persoalan. Dan bila selama berkunjung kita rajin berinteraksi dan berdiskusi, kita akan memperoleh pemikiran-pemikiran yang berlaku umum (global), dan mana ranah-ranah pribadi atau pemikiran dalam ranah komunitas suku atau kepercayaan/agama kita (khusus). Biasanya dengan sering berkunjung ke berbagai tempat yang baru, kita akan menjadi lebih menghargai perbedaan-perbedaan yang ada dan berpikiran global.

3. Jaringan Pertemanan

Dengan berkunjung ke tempat yang baru, biasanya kita juga akan mengenal orang baru, dari berbagai daerah. Walaupun misal setidak inginnya kita berinteraksi, yang terjadi seringnya adalah kita akan terpicu juga untuk berinteraksi dengan orang lain, baik itu saat bertemu di kereta, bandara, objek wisata atau mungkin ketika kita hanya sekedar nanya jam berapa karena hape kita mati. Jika saat berkunjung menjalin pertemanan adalah salah satu tujuannya, tak jarang pertemanan itu akan terjalin lama, terlebih jika kamu bertemu dengan seseorang yang berlatar kebudayaan yang sangat welcome dengan adanya tamu, sehingga kita akan tanggapi dengan sangat baik.

4. Budaya yang Beragam

Budaya singkatnya secara bebas dapat diartikan sebagai kebiasaan masyarakat yang telah berlangsung secara turun-temurun. Dalam kebiasaan ini sudah berisi berbagai berbagai sistem nilai, kepercayaan, seni dari masyarakat tersebut. Jadi dengan mengunjungi tempat yang baru, kita tidak hanya dapat melihat hasil kebudayaan fisik maupun pertunjukan/kesenian, namun juga sistem nilai, kepercayaan masyarakatnya secara langsung. Asik kan? Selain menyaksikan aktraksi kebudayaan, kita juga akan terlibat dengan sistem kebudayaan masyarakat setempat. Menjadi bagian dan memperoleh pengalaman langsung, menurut saya adalah proses belajar yang paling baik.

------ 

Saya sangat senang mengibaratkan dunia ini seperti sebuah buku. Saat kita hanya berjibaku pada satu daerah kita saja, dapat diibaratkan bagai kita yang baru membaca satu atau dua lembaran dari sebuah buku. Tentu akan sangat dangkal menarik kesimpulan isi sebuah buku yang tebal hanya dengan membaca selembar dua lembar bagiannya saja. Dengan mengunjungi berbagai pulau di Indonesia, mungkin dapat diibaratkan kita sedang membaca bab pertama dari buku tersebut. Sejauh pengalaman saya, sangat banyak yang dapat  saya pelajari saat ada diluar pulau Bali, khususnya saya sangat tertarik bagaimana pandangan kawan-kawan diluar sana terhadap Bali termasuk masyarakatnya. Selain itu, saya juga tertarik bagaimana dengan sistem masyarakat di luar, karena kalau di Bali diikat dengan sistem Adat yang masih kuat. Kalau ada kesempatan, berkunjung di luar negeri perlu kita upayakan agar cerita tentang “buku” dunia ini menjadi lengkap. Dengan menjelajahi belahan dunia yang berbeda, mungkin kita baru akan sadar bahwa kita adalah bagian dari suatu komunitas yang besar, kita adalah warga dunia. (Kalau bagian bab keluar negeri ini saya juga masih Otewe juga ya).

Oke balik ke awal bahasan, gimana sih cara biar keluar daerahnya itu gratis atau paling enggak dengan dana minim yak ? Ini pertanyaan saya banget ketika awal kuliah, yang muncul dengan semangat kere hore. Oke tipsnya saya rangkum sebagai berikut yak. (ini base of my experience ya).

1). Niat dan Usaha

Pertama adalah niat. Ya ga sih? Kalau kita ga punya niatan yang khusuk untuk mewujudkan sesuatu ya pasti sulit terwujud. Menurut saya perlu untuk diagendakan sih mau kemana-mana nya. Kadang perencanaan perlu yang spesifik, namun kadang juga kita hanya perlu membuat rencana globalnya saja. Misal tahun ini saya mau seenggaknya keluar pulau dua kali, gitu. Selanjutnya, usaha. Usaha itu bisa dijelaskan sebagai cara sebaik-baiknya langkah yang diambil agar kita semakin dekat dengan tujuan yang kita tuju. Mulailah dengan usaha-usaha kecil mulai saat ini juga, karena tidak ada yang sebenarnya namanya kebetulan yang benar-benar kebetulan. Kebetulan (atau bahasa lainnya keberuntungan) untuk mendapatkan sesuatu yang gratis atau minim biaya ga akan terjadi kalau kita tidak melakukan usaha-usaha kecil untuk mendukung tujuan besar kita, iya gak sih?

2). Persiapan dokumen

Nah ini harusnya kita selalu siap sedia. Karena kadang kesempatan berkunjung ke tempat baru yang gratis itu dateng aja tiba-tiba. Bisa aja kan diajakin dosen keluar kota untuk jadi asistennya saat beliau ikut conference gitu. Kalo untuk di Indonesia, ya jaman sekarang hendaknya kita sudah punya e-KTP sebagai penanda identitas, juga SIM C dan bila perlu juga A untuk ijin mobilitas kita selama di tempat baru untuk mengendarai motor atau mobil. Nah kalau ada niatan ke luar negeri, siapin aja dulu paspor atau kalau dianggap perlu boleh buat SIM international juga. Oh ya, jangan lupa juga kita harus tetap punya rekam jejak berkelakuan baik ya, jangan seperti pengalaman teman saya yang udah jauh hari mau mendaki di salah satu gunung di jawa, eh seminggu sebelum rencananya dia terlibat kecelakaan lalu lintas, jadi dia selain wajib lapor selama sebulan, juga belum diberikan ijin keluar pulau. Memang keadaan dijalan ga bisa kita prediksi sih, makanya tetep hati-hati ya guys.

3). Persiapan diri.

Kalau urusan diri, yang paling tau pasti diri kita, ya diri kita sendiri, ya kan? Semisal kondisi kesehatan, riwayat penyakit atau obat, alergi terhadap sesuatu atau hal-hal lain yang spesifik harus disiapin agar kita selalu siap. Siapnya selain fisik badannya juga raganya ya guys, jangan sampai misalnya udang berangkat ke bromo buat seneng-seneng, eh malah sampai sana galauin mantan, jangan.

4). Tentukan tempat destinasi dahulu.

Selanjutnya, opsi pertama kita bisa tentukan mau kemananya dulu nih. Misalnya aku pengen lihat gimana sih keramahan masyarakat Jogja yang dikatakan orang-orang. Nah baru selanjutnya cari-cari cara biar bisa kesana murah, misalnya ada event yg free transport, lomba atau kuis yang akan bertempat atau berhadiah ketempat yang kita tuju. Atau dengan cara kreatif lainnya yang ngebuat biaya perjalanannya lebih hemat yak. Tapi, jangan lupa jangan kesampingkan juga faktor kenyamanan dan keamanan kamu ya guys, meminimkan biaya boleh tapi realitis biar kamu baliknya juga utuh, hehe.

5). Tentukan Caranya dulu

Nah kalo opsi yang ini, kita cari caranya dulu nih biar jalannya murah, atau bahkan gratis. Kemananya ga jadi opsi pertama, tapi biayanya sob yang pertama disini. Disini sangat perlu numbuhin jiwa-jiwa backpacker gitu deh. Jiwa-jiwa petualang yang kere hore. Kalau saya pribadi pas ngampus caranya misalnya ikut organisasi atau komunitas nasional, nah dari sana kan pasti ada acara diluar daerah tuh, saya ikutan. Lumayan irit ada yang itungin disana, bisa minta anter jemput di stasiun atau bandara, dan udah ada schedule nya yang biasanya ada acara wisatanya gitu juga. Kalo saya rasa kurang biasanya selepas acara saya ga langsung pulang, bisa extend dulu sehari sampai dua hari keliling di kota tersebut.

6). Coba bantuan Travel Agent

Nah yang ini perlu dicoba juga nih. Biasanya orang berpikiran kalau menggunakan agen perjalanan biayanya akan membengkak. Nay or Yay? Tergantung sih ya. Mungkin kalau dulu banget sih iya, tapi jaman sekarang dimana persaingan pasar yang mulai tinggi dan kemudahan dalam mengakses informasi membuat perusahaan-perusahaan jasa perjalanan lebih cenderung untuk meningkatkan kuantiti pengguna jasa daripada harga jasa perjalanan untuk penggunanya.

Dari berselancar di dunia maya, saya pribadi menemukan satu agen yang menurut saya rekomended untuk dicoba, yaitu Vizitrip.

Jadi, di Vizitrip kamu bisa melihat berbagai pilihan tempat dan bentuk kunjungan yang akan dilakukan baik yang di dalam negeri maupun yang diluar negeri. Webnya sangat responsif yang membuat kamu betah membuat kita betah melihat berbagai pilihan yang tersedia. Kamu bisa buat akun juga di webnya kemudian pilih distinasi yang kamu inginkan, lakukan pembayaran melalui cara yang tersedia, dan kamupun siap untuk berkunjung ke tempat pilihan kamu. Coba deh kamu lihat contoh promonya berikut ini.
Salah satu Promo dari Perusahan Jasa Perjalanan Vizitrip
Sepertinya itu dulu dari saya dengan tema jalan-jalan ini. Kamu punya saran atau rekomendasi tentang cara hemat menjelajah dunia? Atau kamu pernah menggunakan jasa Vizitrip, pingin berbagi bagaimana pengalamannya? Silahkan tulis di kolom komentar ya.




You Might Also Like

0 comments

Terimakasih telah berkunjung. Semoga hari anda menyenangkan. Salam hangat,