Pemain Jurusan, Fakultas atau Universitas ?

10:58 PM

Foto Bersama Forum Agroindustri Indonesia dalam IASLS. (Doc Pribadi)
Hallo kawan mahasiswa, selamat pagi dan semoga keadaan kawan-kawan selalu dalam suasana semangat seperti ketika mengawali aktivitas di Pagi hari. Hari ini saya akan membahas mengenai sebuah tema yang banyak ditanyakan kepada saya. Kak, menurut kakak lebih baik ikut kegiatan fakultas, jurusan, atau universitas ya? Trus Klo misal ikut organisasi baiknya ikutnya di tataran mana?

Pertanyaan yang sering diutarakan oleh mahasiswa semester awal pasca masa orientasi kampus tentunya. Oke saya akan mencoba memberikan sedikit pemikiran dan tips diakhir tulisan ini.

Apakah sejatinya yang membedakan ‘bermain’ di tataran universitas, fakultas, dan jurusan ? Sebelumnya saya mau mengartikan kata universitas, fakultas dan jurusan terlebih dahulu. Universitas berasal dari kata universe artinya alam semesta, luas dan bidang yang menyeluruh. Fakultas atau faculty diartikan sebagai tempat mengasah kemampuan umum, dan Jurusan adalah bagian khusus untuk mempelajari kekhususan ilmu pada bidang (fakultas) yang diambil. Ini adalah menjadi dasar pula yang membedakan pengalaman kegiatan kemahasiswaan yang diperoleh di setiap tataran. Sejatinya tak ada yang lebih baik dan tak ada yang lebih tidak baik dimana kita ‘bermain’ namun yang terpenting dimana kita berkarya, karya kita mampu diterima dan dihargai. Berikut adalah plus minus bagi kamu mahasiswa yang suka berkegiatan namun masih bingung di tataran mana.

Jurusan

Dapat dikatakan jurusan adalah akar rumput sistem organisasi di dalam universitas. Mengapa disebut demikian? Karena dalam suatu jurusanlah masa (orang) sejati mahasiswa ada dan bergerak. Suatu fakultas memang memiliki masa mahaiswa yang lebih besar dari satu jurusan, namun sejatinya masa mereka semu karena jurusanlah yang memiliki kuasa penuh terhadap mahasiswa. Begitu pula tataran Universitas, memang benar mereka memiliki masa yang tergabung di tiap tiap fakultas, namun jurusan-jurusan lah muara masa yang sesungguhnya. Maka tidak berlebihan bila disebutkan organisasi mahasiswa tataran jurusan adalah organisasi yang paling kuat. Kamu bisa bergerak dengan energi yang sedikit, mewujudkan tujuan bersama ditengah kehangatan rasa kekeluargaan karena tiap hari di kelas juga kita bertemu dengan pengurus organisasi jurusan, ya kan?

Walau dalam tiap kegiatan dapat dengan mudah mengajak yang lain, atau dapat dibuat kegiatan yang sarat dengan identitas jurusan semisal diskusi bidang ilmu, seminar atau yang lain, ada beberapa hal yang menjadi kekurangan bila kamu hanya belajar ditempat ini.  Bila kamu terfokus dalam organisasi jurusan, kamu akan hanya memiliki teman dari jurusan kamu. Kemungkinan saja kamu dapat kehilangan link yang baik untuk mengembangkan impianmu yang bisa saja datangnya dari jurusan lain, atau fakultas lain kan? Jika jurusanmu bukan jurusan profesi seperti dokter atau lawyer, bila terfokus disini akan menjadi kekurangan sob. Semisal nih jurusan kamu agribisnis, nah ini merupakan bidang ilmu agrokomplek, dalam mengembangkan ilmu kamu sebaiknya punya temen anak teknologi pertanian juga ekonomi. Karena terlalu kecil bila hanya memcukupkan ilmu sebatas kawan jurusan dan percakapan dosen di bangku kuliah. Tidak akan mampu bersaing sob, apalagi kamu bakal ngambil jalan sebagai wirausaha.

Aits, bentar dulu, berkarya di Jurusan juga banyak dampak positifnya di sisi lain. Dengan berkegiatan atau ikut organisasi di tingkatan jurusan akan membuat kamu semakin mendalam mengenal kawan-kawanmu dijurusan. Dan tidak hanya kawan, dosen, pegawai pun juga akan kamu kenali bila terus berkecimpung disini. Hal baiknya kamu akan benar-benar bisa menggabungkan ilmu teori yang kamu dapat dibangku kuliah kedalam organisasi jurusan. Bila sudah saling mengenal akan memudahkan kamu dalam step perkuliahan selanjutnya saat semester 5 keatas. Misalnya pemilihan pembimbing tugas akhir, penyusunan usulan penelitian, refrensi tempat KKN dan PKL yang lebih beragam dan sebagainya. Dengan mengikuti organisasi jurusan kamu akan lebih awal mengetahui step apa yang akan ditempuh selanjutnya dan tentunya bisa lebih awal juga menyiapkan diri bukan?

Fakultas

Bisa dibilang serupa dengan keadaan di jurusan, namun tak sepenuhnya sama persis. Bila kamu berkegiatan atau ikut organisasi tataran fakultas kamu akan mulai bertemu dengan kawan beda jurusan. Ini bagus akan menimbulkan banyak masukan, namun beragamnya sumber dan tujuan akan mulai menimbulkan perbedaan prinsip, penilaian dan sikap atau kita sebut sekat atau gap antar beberapa kelompok dan kepentingan-kepentingan yang dibawanya.

Biasanya dalam tataran fakultas ada eksekutif, dan badan pengawas (legislatif dan atau yudikatif) serta organisasi peminatan baik dalam bentuk komunitas atau badan semi otonom. Kamu bisa memilih berkegiatan di bagian mana, fakultas menyediakan wadah yang lebih beragam dan sesuai untuk kamu bila ingin mengembangkan minat bidang studi yang membutuhkan dukungan jurusan sealur. Misalnya kamu memiliki kesukaan akan tulis menulis, kamu bisa mengajak kawan-kawan se-fakultasmu (dari jurusan yang beragam) kedalam sebuah komunitas menulis atau lembaga pers atau lembaga peminatan keilmiahan.

Kekurangannya karena masih terbatas fakultas, kamu mungkin akan kesulitan mengembangkan diri terutama dalam minat. Bila kamu jurusan pertanian dan suka main catur misalnya, belum tentu fakultas atau lembaga kemasiswaan fakultas mau untuk membuatkan komunitas pencinta catur fakultasmu. Dalam menanggapi isu global biasanya mahasiswa akan masih terikat dengan kebijakan dekanat, walaupun semisal ingin menentang, akan menjadi sulit karena keterikatan akan ‘nilai’ yang berasal dari dekanat itu sendiri.

Universitas

Universitas biasanya menyimpan berbagai warna. Berbagai dinamika. Banyak kepentingan, tujuan yang menimbulkan friksi. Kompleks memang, namun banyak hak yang akan mampu kita pelajari disini. Kata-kata ini bukan hanya isapan jempol semata sob, karena memang berbagai orang akan kita temui bila berkarya di Universitas. Berbagai hal yang kita rasa diluar kemampuan, diluar nalar terkadang kita bisa lewati karena kita terus diharapkan mampu berproses di tataran ini. Menyiapkan event universitas, nasional sampai internasional sangat mungkin dilakukan bila kamu berada di Universitas. Apakah di Fakultas dan Jurusan tak mampu mengadakan event nasional atau internasional ? Jawabannya tentu saja bisa, mampu. Namun mungkin yang membedakannya adalah proses dan link yang diperoleh. Karena berkegiatan keseharian di Universitas, kamu sangat mungkin tiap harinya bertemu orang-orang baru dari jurusan, fakultas, universitas atau yang lainnya yang menambah link atau relasi kamu.

Memang berkumpul dengan berbagai latar belakang orang dan membentuk satu tujuan yang jelas serta mau bersama-sama mencapai tujuan yang sama bukanlah sesuatu yang mudah. Oleh karena itu biasanya anggota organisasi tataran Universitas adalah mereka dengan loyalitas yang tinggi terhadap lembaga. Disini kita akan benar-benar belajar memanage orang, kepentingan, tujuan, dan keadaan-keadaan yang mungkin terjadi pada organisasi.

Walau banyak hal yang kamu peroleh bila berkarya di Universitas, juga ada dampak negatifnya sob. Karena kamu harus loyal kepada kegiatan Universitas biasanya kamu akan kelelahan dan tidak bisa ikut serta atau berperan aktif dalam kegiatan fakultas maupun jurusan. Hal ini mungkin saja akan membuat kamu semakin jauh dengan teman-teman yang kamu ajak untuk menyusun tugas akhir, atau dosen pembimbingmu di fakultas. Bisa jadi temen-temen jurusan dan fakultas tidak suka melihat karirmu di universitas atau mereka ingin ide-idemu terealisasikan di jurusan atau fakultas. Bisa jadi di universitas kamu dipuja bak dewa, di jurusan kamu dicemooh bagai orang yang bersalah. Ya bisa saja terjadi karena kerterbatasan yang ada.

Oke sekian sedikit pemaparan dari saya. Apakah saya pemain jurusan, fakulas atau universitas ? itu sekarang tergantung kamu sob. Saya hanya memberikan gambaran berdasarkan pengalaman yang saya jalani. Dan semoga kawan mahasiswa bisa mendapatkan pilihan mau berkarya dimana ya.
Oke terakhir saya mau memberikan Tips bila kamu memilih Universitas, Fakultas atau Jurusan, bagaimana saya harus bersikap ?

#1 Bila kamu memilih jurusan berarti kamu akan sangat dekat dengan rumah bidang ilmu kamu. Pertahankan hubungan baik dengan civitas baik sesama mahasiswa, dosen maupun pegawai. Sebisa mungkin sering-seringlah juga berdiskusi dengan orang luar (kawan beda jurusan) tentang apa saja hal baru ataupun hal yang sudah kamu kuasai. Kamu bisa mendapat cara beripikir atau sudut pandangnya dan kamu akan mendapatkan link. Selain diskusi, sebisa mungkin perluas jaringan perkawanan karena disini biasanya titik lemah bila kamu berkarya di jurusan.

#2 Bila kamu berada di Fakultas bisa dikatakan tak terlalu gampang dan tak terlalu susah. Kamu harus bisa membalance hubungan antara ke jurusan sana dan ke universitas sana selain dengan sesama fakultas, baik di dalam atau diluar. Kendala dan bantuan kiranya akan berada ditengah-tengah antara jurusan dan universitas ya.

#3 Bila kamu berada di Universitas, belajarlah untuk berproses. Ada kecendrungan tidak kuatnya untuk berproses akan menyebabkan kamu keluar sebelum waktunya. Kamu juga harus menjaga hubungan baik dengan kawan-kawan fakultas dan jurusan. Jangan sampai merasa jabatan kamu lebih tinggi dan lupa daratan ya sob. Inget kamu cuman mahasiswa biasa di hadapan dosen pembimbingmu di fakultas sana. Sambari menambah pengalaman, menambah link dalam menjalankan tugas di universitas, jaga temen-temen yang akan kamu ajak PKL bareng, KKN bareng.

Ada yang mengatakan, bila lebih baik menitih karir organisasi dari bawah yakni jurusan, fakultas baru ke tataran universitas. Teori yang bagus, namun dalam prakteknya tidak bisa selalu seperti itu. Karena orang yang dari semester awal berkecimpung di 1 organisasi universitas pun misal takkan bisa mengerti atau memegang setiap keadaan atau event yang harus dieksekusi. Karena 4 tahun terlalu singkat, memosisikan diri dan memilih dimana kamu nyaman adalah suatu keharusan bila menginginkan hasil yang optimal.

Sebenernya tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang buruk. Karena berkarya diamana pun adalah baik. Pengabdian atau karya terbesar kita adalah bila kita bekeja dengan ikhlas tanpa mengharapkan hasilnya. So, sudah bisa memilih kamu berkarya dimana? Menjadi pemain jurusan, fakultas, universitas? Tentukan pilihanmu.

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih telah berkunjung. Semoga hari anda menyenangkan. Salam hangat,