Resensi Buku: Metamorfosa – dari siswa jadi mahasiswa

11:11 AM

Sampul Depan Buku Metamorfosa: dari siswa jadi mahasiswa. Doc: Pribadi.

Judul
:
Metamorfosa: dari Siswa Jadi Mahasiswa
Penulis
:
Mukhlis Ndoyo Said
Penerbit
:
Syntesis Center
Cetakan
:
2015
Tebal
:
xiv + 126 halaman

Metamorfosa adalah tahapan yang merubah suatu makhluk dari satu bentuk ke bentuk yang lain yang benar-benar berbeda dan lebih indah. Laksana ulat menjadi kupu-kupu itulah yang diibaratkan pada buku Metamorfosa karya Mas Mukhlis bahwa manusia juga mengalami hal yang sama, metamorfosa.
Remaja tahap akhir saat ia menyelesaikan pendidikan SMA dan akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi diibatkan seperti ulat. Bila ulat identik dengan hama, remaja ini identik dengan 'ababil', goyah akan tujuannya kedepan menginjakan langkah untuk menyandang status "mahasiswa".
Mahasiswa terdiri dari kata maha yang berarti besar dan siswa berarti kaum terpelajar. Tentu sekarang bukan lagi pelajar biasa karena pundak telah memikul kata maha yang memiliki segudang tanggung jawab.
Mukhlis Ndoyo Said adalah seseorang yang mempunyai banyak pengalaman dan kematangan gagasan yang tak perlu diragukan. Mukhlis menjadi salah satu orang yang bisa dibilang sukses melakukan metamorfosa pada dirinya. Berbekal pengalaman berkecimpung di organisasi intra kampus sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) 2013 dan meloncat menjadi Presiden BEM ITS pada 2014 adalah hal yang bisa menjadi tolak ukur proses transformasi penulis. Juga pengalaman luas yang didapat ketika mengikuti pelatihan dan kegiatan berskala nasional, ia membeberkan tips-tips dan fakta-fakta seputar metamorfosa dari pelajar SMA ke Mahasiswa agar para pembacanya dapat melakukan hal yang sama.
Dalam buku ini, Mukhlis membagi proses metamorfosa mahasiswa menjadi tiga fase penting yang saling berkaitan. Pertama adalah metamorfosa pola pikir. Pada fase ini, mahasiswa akan diajak untuk memahami hal-hal baru yang menjadi dasar untuk berbuat dan berkontribusi. Kedua, metamorfosa perilaku. Fase ini menjadi panduan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas, terutama dalam hal manajemen diri. Dan yang terakhir, metamorfosa jiwa mahasiswa. Pada fase ini, kita diajak untuk membentuk karakter yang berintegritas dengan cara melihat segala sesuatu dengan hati yang jernih.
Buku ini sangat baik dibaca oleh siswa SMA yang masih bingung menentukan sikap dalam melangkah, atau mahasiswa semester awal. Namun tak menjadi masalah juga bagi khalayak umum membaca untuk menambah wawasan akan semangat juang dalam metamorfosa diri dalam pencarian jati diri. Status Mukhlis Said sebagai seorang aktivis kampus tak lantas membuat tulisannya berat untuk dicerna. Justru, tulisannya mengalir apa adanya dan sangat mudah dipahami. Apalagi, penulisan yang dibuat ringkas namun penuh makna juga memudahkan pembaca untuk mengmbil intisari tulisan dalam buku ini.  
Buku “Metamorfosa: dari siswa jadi mahasiswa”  masih dicetak secara terbatas oleh lembaga tempat sang penulis bernaung, Syntesis Center. Jadi sangat sulit untuk menemukannya di toko-toko buku karena sebagian besar penjualan dilakukan dengan online, direct selling atau saat event-event kampus yang bekerja sama dalam penjualan. Kedepan, tidak menutup kemungkinan bahwa buku ini akan diterbitkan secara masal oleh penerbit buku karena memang minat pembaca terhadap buku ini cukup bagus.

You Might Also Like

2 comments

Terimakasih telah berkunjung. Semoga hari anda menyenangkan. Salam hangat,